WELCOME TO REMAJA MASA KINI 18+

Tempat asik berbagi info seputar xx.

WELCOME TO REMAJA MASA KINI 18+

Tempat asik berbagi info seputar xx.

WELCOME TO REMAJA MASA KINI 18+

Tempat asik berbagi info seputar xx.

WELCOME TO REMAJA MASA KINI 18+

Tempat asik berbagi info seputar xx.

WELCOME TO REMAJA MASA KINI 18+

Tempat asik berbagi info seputar xx.

Blogroll

Cerita Dewasa Tubuh Seksi Gadis Perawan Sungguh Nikmat


pekan sore hampir pukul empat. Sesudah menonton CD porno sejak pagi penisku tak ingin diajak kompromi. Si adik kecil ini kepingin segera disarungkan ke organ intim wanita. Masalahnya, rumah sedang kosong melompong. Istriku pulang kampung sejak kemarin sampai dua hari akan datang, sebab ada kerabat punya hajat menikahkan si kecilnya.


Hati tunggalku ikut serta ibunya. Saya mencoba menenangkan diri dengan mandi, lalu berbaring di ranjang. Tetapi penisku konsisten tak berkurang ereksinya. Malah kini terasa berdenyut-denyu­t bagian pucuknya. “Wah gawat gawat nih. Nggak ada target lagi. Salahku sendiri nonton CD porno seharian “, gumamku.

Saya bangkit dari tiduran menuju ruang tengah. Mengambil segelas air es lalu menghidupkan tape deck.Lumayan, tegangan agak mereda. Tetapi dikala ada video klip musik barat agak seronok, penisku kembali berdenyut-denyut. Nah, belingsatan sendiri jadinya. Sempat terpikir untuk jajan saja. Tetapi kencang kuurungkan. Takut kena penyakit kelamin.

Salah-salah bisa ketularan HIV yang belum ada obatnya sampai kini. Kupikir-pikir kapan saat terakhir kali bersetubuh dengan istriku. Ya, tiga hari lalu. Pantas kini adik kecilku uring-uringan tak karuan. Soalnya dua hari sekali wajib nancap. “Sekarang minta jatah..”. Sambil terus berusaha menenangkan diri, aku duduk-duduk di selasar depan membaca surat berita pagi yang belum tersentuh. Cerita dewasa.

Tiba-tiba pintu pagar berbunyi dibuka orang. Refleks aku mengalihkan pandangan ke arah suara.Renny si kecil tetangga mendekat.

“Selamat siang Om. Tante ada?”
“Siang.. Ooooo Tantee kamu lagi kekampung ampe 2 hari. Ada apa?” “Wah gimana ya..” “Silakan duduk dulu. Baru ngomong ada keperluan apa”, kataku ramah. ABG perawan berusia sekitar lima belas tahun itu menurut.Ia duduk di tempat duduk kosong sebelahku.

Baca juga : Cerita Bersama Tante Genit Yang Mengajak Ku Melakukan Seks

“Nah, ada perlu apa dengan Tantemu? Mungkin Om bisa tolong”, jawabku sembari mendekati tubuh gadis perawan yang mulai mekar itu.
“Anu Om, Tante komitmen ingin minjemi majalah terbaru..”
“Majalah apa sich?”, tanyaku.Mataku tak lepas dari dadanya yang menonjol mulai menonjol. Wah, sudah sebesar bola tenis nih.
“Apa saja. Pokoknya yang terbaru”
“Oke silakan masuk dan pilih sendiri”. Kuletakkan surat berita dan masuk ruang dalam.

Ia agak ragu-ragu meniru.Di ruang tengah aku berhenti.

“Liat aja di rak TV itu”, kataku, sambil membanting pantat di sofa. Renny segera jongkok di depan TV membongkar-bong­kar tumpukan majalah di situ. Pikiranku mulai usil. Kulihati dengan leluasa tubuhnya dari belakang. Wujudnya amat baik untuk ABG perawan seusianya. Pinggulnya padat berisi. Bra-nya membayang di baju kaosnya. Kulitnya putih bersih.

Ah betapa asyiknya kalau saja bisa merasakan tubuh yang mulai berkembang itu. “Nggak ada Om. Tetapi lama seluruh”, katanya menyentak lamunan nakalku. “Nggg.. mungkin ada di kamar Tantemu. Tetapi kini, dikala penisku uring-uringan tiba-tiba baru kusadari si kecil tetanggaku itu ibarat buah mangga sudah mulai mengkal. Mataku meniru Renny yang tanpa sungkan-sungkan­ masuk ke kamar tidurku.

Setan berbisik di telingaku,

“inilah peluang bagi penismu agar berhenti berdenyut-denyut.Tetapi ia masih kecil dan si kecil tetanggaku sendiri? Persetan dengan itu seluruh, yang penting birahimu terlampiaskan “.

Sudah aku bangkit menyusul Renny. Di dalam kamar kulihat si kecil itu berjongkok membongkar majalah di sudut. Pintu kututup dan kukunci perlahan-perlahan.

Kuajak Nonton Film Dewasa
“Mau ketemu Ren?” tanyaku.
“Belum Om”, jawabnya tanpa menoleh.
“Saya lihat CD baik nggak?” “CD apa Om?”
“Filmnya baik kok.” Gadis perawan itu tanpa curiga segera berdiri dan duduk pinggir ranjang.

Saya memasukkan CD ke VCD dan menghidupkan TV kamar. “Film apa sih Om?” “Lihat saja. Pokoknya baik”, kataku sambil duduk di sampingnya. Ia konsisten hening-hening tak menaruh curiga. “aaaahhhh..”, jeritnya mengamati pertengahan film adegan-adegan orang bersetubuh. “Kamu kan?” “Tetapi kan film porno Om?!”

“Iya. Memasuki menyukai kan?” Ia terus ber-ih.. ih dikala adegan syur berlangsung, namun tak berusaha memalingkan pandangannya. Kamu adegan kedua aku tak tahan lagi.Saya memeluk gadis perawan itu dari belakang. Cerita dewasa.

Ia menggelinjang.”­Saya nggak gituan sama Om? Memasuki belum pernah kan? Ia lo..” “Tetapi.. namun.. ah jangan Om.” Ia menggeliat berusaha lepas dari belitanku. Tetapi aku tak peduli. Tanganku segera meremas dadanya. Ia melenguh dan hendak memberontak.badannya kurebahkan di ranjang namun kakinya konsisten menjuntai. Mulutku tak tabah lagi segera mencercah pangkal pahanya yang masih dibalut celana warna hitam.

“Oohh.. ahh.. jangannnnn Om”, teriaknya sambil berusaha menolak perlakuan ku.Tetapi aku tak peduli. Malah celana dalamnya kemudian kupelorotkan dan kulepas. Saya terpana mengamati panorama itu. Pangkal kenikmatan itu demikian itu imut, berwarna merah di tengah, dan dihiasi bulu-bulu lembut di atasnya. Klitorisnya juga imut.Karenanya menunggu lebih lama lagi, bibirku segera menyerbu vaginanya.

Kuhisap-hisap dan lidahku mengaduk-aduk liangnya yang sempit. Wah masih perawan ia. Renny terus menggelinjang sambil melenguh dan mengerang keenakan.T-shirtnya­ kemudian kakinya menjepit kepalaku, seolah-olah minta dikerjai lebih dalam dan lebih keras lagi. Oke Non. Sesudah lidahku bahkan makin dalam milik ABG perawan itu kuhajar dengan mulutku.

Kuhitung paling tak ia dua kali orgasme. Lalu aku merangkak naik. Enak kulepas perlahan-perlahan. Menyusul kemudian BH hitamnya berukuran 32. Sesudah kuremas-remas buah dadanya yang masih keras itu sebagian dikala, ganti mulutku bekerja. Menjilat, memilin, dan mengecup putingnya yang kecil. “Ahh..” keluh gadis perawan itu.

Tangannya meremas-remas rambutku membendung kenikmatan tiada tara yang mungkin baru kini ia rasakan.”Ia kan beginian?” tanyaku sambil menatap wajahnya. “Iii.. iya Om. Tetapi..” “Memasuki pengin lebih sedap lagi?” Tanpa menunggu jawabannya aku segera memegang posisi badannya. Kedua kakinya kuangkat ke ranjang. Ia ia menonjol tengadah pasrah.Penisku bahkan sudah tak tabah lagi mendarat di target.

Tetapi aku wajib hati-hati. Ia masih perawan sehingga wajib tabah agar tak kesakitan. Mulutku kembali bermain-main di vaginanya. Setelah kulihat memeknya yang basahnya kuanggap cukup, penisku yang sudah tegak kutempelkan ke bibir vaginanya. Ia dikala kugesek-gesekka­n sampai Renny makin terstimulasi. lalu kutest masuk pelan-pelan ke memek yang masih sempit itu. Sedikit sedikit ku masuk – keluarkan sehingga makin melesak ke dalam.Butuh waktu lima menit lebih agar kepala penisku masuk seluruhnya.

Nah istirahat sebentar sebab ia menonjol membendung nyeri. “Saya sakit bilang ya”, kataku sambil mengecup bibirnya sekilas. Ia mengerang. Kurang sedikit lagi aku akan menjebol perawannya.Genj­otan kutingkatkan sedangkan konsisten kuusahakan perlahan dan lembut. Nah ada kemajuan. Leher penisku mulai masuk. “Auw.. sakit Om..” Renny menjerit tertahan. Saya berhenti sebentar menunggu liang vaginanya terbiasa menerima penisku yang berukuran sedang. Satu menit kemudian aku maju lagi. Saya seterusnya. Selangkah demi selangkah aku maju. Saya akhirnya.. “Ouuu..”, ia menjerit lagi. Saya merasa penisku menembus sesuatu. Wah aku sudah memerawani ia. Kulihat ada sepercik darah membasahi sprei.

Saya meremas-remas payudaranya dan menciumi bibirnya untuk menenangkan. Sesudah agak hening aku mulai menggenjot si kecil itu

Ishhh…aaahhh… ishhhh…hhhh…, ia mengerang dan melenguh dikala aku mulai turun naik di atas tubuhnya. Genjotan kutingkatkan dan erangannya bahkan makin keras.

Melihat ekspresi seperti itu, aku semakin bergairah menyetubuhi gadis perawan itu. Berkali-kali ia orgasme. Tandanya yaitu dikala kakinya dijepitkan ke pinggangku dan mulutnya menggigit lengan atau pundakku. “Nggak sakit lagi kan? Sekarang terasa sedap kan?” “Ouuu sedap sekali Om” Khususnya aku ingin mempraktekkan pelbagai posisi senggama. Tetapi kupikir untuk kali pertama tak perlu variasi-variasi dulu.

Tetapi ia mulai bisa merasakan.mengg­erayangi dinding vaginanya yang mulai berair. Lima menit lebih barang kenikmatan.Lain­ kali kan itu masih bisa dikerjakan. Mungkin kurang lebih satu jam aku menggoyang tubuhnya habis-habisan sebelum spermaku muncrat membasahi perut dan payudaranya. Cerita dewasa.

Saya nikmatnya menyetubuhi perawan. Sungguh-sungguh­ beruntung aku ini. “Gimana? Betul sedap seperti kata Om kan?” tanyaku sambil memeluk tubuhnya yang lunglai sesudah sama-sama menempuh klimaks. “Tetapi takut Om..” “Nggak usah takut. Takut apa sih?” “Hamil” Saya ketawa. “Kan sperma Om nyemprot di luar vaginamu. Gak bakal hamil dong ” Kuelus-elus rambutnya dan kuciumi wajahnya.

Saya tersenyum puas bisa meredakan adik kecilku. “Saya pengin sedap lagi bilang Om ya? Nanti kita belajar pelbagai gaya melewati CD “. “Saya ketahuan Tante gimana?” “Ya jangan sampai ketahuan dong” Ia dikala kemudian birahiku bangkit lagi. ini Renny kugenjot dalam posisi menungging. Ia sudah tak menjerit kesakitan lagi.

Penisku dengan mudah keluar masuk sambil mendengar erangan, lenguhan, dan jeritannya.Beta­pa nikmatnya memerawani ABG tetangga.

Cerita Bokep Terbaru Anak Bos Proyek Yang Montok Kusetubuhi


Namaku Fritanto Umur25 tahun aku bekerja diperusahaan Proyek pembangunan Mall dan Hotel aku masih lajang aku masih memiliki nafsu yang sangat mengebuh2 dikarenakan hanya bisa melampiaskan dengan coli, Tetapi semenjak kenal dengan Dita Aku menjadi berubah dan melalukan hubungan tubuh hampir setiap hari.


Dita adalah anak Bosku, umurnya maish 22 tahun dia kuliah diuniversitas ternama Dibandung, tubuhnya Bagus, Mulus, Dadanya montok, Pantatnya bahenol Semua serba Padat dan sintal siapa yang tidak tahan melihat tubuhnya. ditambah lagi setiap Dita kekantor aku melihat dia sering memakai rok yang hampir naik sampai pangkal pahanya membuat kontolku setiap pagi selalu ngaceng, tak jarang aku berusaha mengintip isi dalaman roknya.

Suatu hari Ketika aku sampaidi kantor, Aku melihat Dita sedang duduk sendiri tetapi tidak merapatkan kakinya malah agak sedikit dibuka lebar sehingga pahanya yang putih mulus dan memeknya yang ditutupi kegelapan rok pun terlihat, Nafsuku terpancing dan membara ingin sekali kuciumin pahanya.

Setelah beberapa hari berturut2 aku mengawasi tingkahnya dan kondisi, ini saatnya aku harus menikmati tubuhnya yang mulus idamanku sekali. Kuperkosa dia kamar mandi dan kugiring dia kedalam kantornya lalu kuentot

“Selamat pagi Dek Dita” Sapaku

“Ehh..iyah Selamat pagi pak Tanto” jawabnya

“Makin hari makin cantik aja yah dek, Malahan nambahh montok”

“Hehe, Bisa aja.. iyah nih sekarang makin berisi lihat aja rokku udah nggak muat nampung pantatku” katanya sambil mengelus2 pantatnya tetapi menghadap ke aku. Ketika kulihat sungguh indahnya bongkahan danging kenyal itu, Begitu Semok dan Padat membuatku semakin panas menikmati tubuhnya

“Iyah neng, apalagi waktu kamu jalan pantat kamu lengak-lengok” kataku

“Sudahh ahh, Yaudah aku mau kebelakang dulu pak” pamitnya langsung jalan.

Perkosa Anak Bos Yang Binal
Dengan penasaran kuikuti kemana dia tuju, lalu kulihat dia akan masuk kekamar mandi Niat jahatku pun mulai keluar aku ingin memperkosanya dikamar mandi karena dibelakang cukup sepi. kuikuti pelan2 sampai akhirnya aku tepat waktu dia masuk kekamar mandi lalu kututup mulutnya dan kukuci cepat pintu, kusingkapkan Roknya yang tipis ternyata dia sudah tidak memakai CD dari tadi langsung kubelai bibir memeknya yang tebal dita hanya bisa merontah tetapi tidak teriak!

“Sshhhh Jangann, Janngann!! Aaahh Jangann perkosa aku pak tanto!”mohonnya tetapi aku tidak perduli lalu mengangkatnya keatas wastafel sambil menurunkan celana dalamnya

“Sudahh Dita, Kamu jangan teriak dan melawan yah.. Aku tau kamu juga pengen” kataku

“Aahh, Pakk! Kenapa harus kasar gini? kalau baik2 kan aku mau Pak!” jawabnya tak sadar sudah mengangkang

Aku tak tahan lagi langsung kujalan tubuh Dita aku pun mulai menciumi lehernya. Rina mendongakkan kepala sambil memejamkan mata, dan tanganku pun mulai meremas kedua buah dadanya.

Nafas Dita makin terengah, dan tanganku pun masuk ke antara dua pahanya. Memeknya sudah basah, dan jariku mengelus belahan yang membayang.

“Uuuhh.. mmhh..Aahhss” Dita menggelinjang.

Kesadaranku yang tinggal sedikit seolah memperingatkan bahwa yang sedang kucumbu adalah seorang gadis SMP, tapi gariah cerita bokep ku sudah sampai ke ubun-ubun dan aku pun menarik lepas dasternya dari atas kepalanya.

Aku segera mengulum puting susunya yang merah muda, berganti-ganti kiri dan kanan hingga dadanya basah mengkilap oleh ludahku. Tangan Dita yang mengelus belakang kepalaku nampaklah bukit kemaluannya yang baru ditumbuhi rambut jarang. Bulu yang sedikit itu sudah nampak mengkilap oleh cairan kemaluan Dita. Aku pun segera membenamkan kepalaku ke tengah kedua pahanya.

“Ehh.. mmaahh..Uuuhh Ashhh ooohh,” tangan Dita meremas sofa dan pinggulnya menggeletar ketika bibir kemaluannya kucium.

Sesekali lidahku berpindah ke perutnya dan mengemut perlahan.

“Ooohh.. aduuhh..,” Dita mengangkat punggungnya ketika lidahku menyelinap di antara belahan kemaluannya yang masih begitu rapat.

Lidahku bergerak dari atas ke bawah dan bibir kemaluannya mulai membuka. Sesekali lidahku akan membelai kelentitnya dan tubuh Dita akan terlonjak dan nafas Dita seakan tersedak. Tanganku naik ke dadanya dan meremas kedua bukit dadanya. Putingnya sedikit membesar dan mengeras.

Ketika aku berhenti menjilat dan mengulum, Dita tergeletak terengah-engah, matanya terpejam. Tergesa aku membuka semua pakaianku, dan kemaluanku yang tegak teracung ke langit-langit, kubelai-belaikan di pipi Dita.

“Mmmhh.. mmhh.. oohhmm..,” ketika Dita membuka bibirnya, kujejalkan kepala kemaluanku.

Tanganku berganti-ganti meremas dadanya dan membelai kemaluannya.

Segera saja kemaluanku basah dan mengkilap. Tak tahan lagi, aku pun naik ke atas tubuh Rina dan bibirku melumat bibirnya.

Dengan tangan, kugesek-gesekkan kepala kemaluanku ke celah di selangkangan Dita dan sebentar kemudian kurasakan tangan Rina menekan pantatku dari belakang.

“Ohhmm, mam.. msuk.. hh.. msukin.. Omm.. hh.. ehekmm..”

Perlahan kemaluanku mulai menempel di bibir liang kemaluannya, dan Rina semakin mendesah-desah. Segera saja kepala kemaluanku kutekan, tetapi gagal saja karena tertahan sesuatu yang kenyal. Aku pun berpikir, apakah lubang sekecil ini akan dapat menampung kemaluanku yang besar ini.

Tetapi dengan dorongan nafsu yang besar, aku pun berusaha. Akhirnya usahaku pun berhasil. Dengan satu sentakan, tembuslah halangan itu. Rina memekik kecil, dahinya mengernyit menahan sakit. Kuku-kuku tangannya mencengkeram kulit punggungku. Aku menekan lagi, dan terasa ujung kemaluanku membentur dasar padahal baru 3/4 kemaluanku yang masuk.

Sebentar kemudian kernyit di dahi Rina menghilang, dan aku pun mulai menarik dan menekankan pinggulku. Rina mengernyit lagi, tapi lama kelamaan mulutnya menceracau.

“Aduhh.. sshh.. iya.. terusshh.. mmhh.. aduhh.. enak.. Oomm..”

Aku merangkulkan kedua lenganku ke punggung Dita lalu membalikkan kedua tubuh kami hingga Dita sekarang duduk di atas pinggulku. Nampak 3/4 kemaluanku menancap di kemaluannya. Tanpa perlu diajarkan, Dita segera menggerakkan pinggulnya, sementara jari-jariku berganti-ganti meremas dan menggosok dada, kelentit dan pinggulnya, dan kami pun berlomba mencapai puncak.

Lewat beberapa waktu, gerakan pinggul Dita makin menggila dan ia pun membungkukkan tubuhnya dan bibir kami berlumatan. Tangannya menjambak rambutku, dan akhirnya pinggulnya menyentak berhenti. Terasa cairan hangat membalur seluruh batang kemaluanku.

Setelah tubuh Dita melemas, aku mendorong ia telentang. Dan sambil menindihnya, aku mengejar puncakku sendiri. Ketika aku mencapai klimaks, Dita tentu merasakan siraman air maniku di liangnya, dan ia pun mengeluh lemas dan merasakan orgasmenya yang ke dua.

Sekian lama kami diam terengah-engah, dan tubuh kami yang basah kuyup dengan keringat masih saling bergerak bergesekan, merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme cerita bokep.

“Aduh, Maass tantttoo. Dita lemes. Tapi enak banget.”

Aku hanya tersenyum sambil membelai rambutnya yang halus. Satu tanganku lagi ada di pinggulnya dan meremas-remas. Kupikir tubuhku yang lelah sudah terpuaskan, tapi segera kurasakan kemaluanku yang telah melemas bangkit kembali dijepit liang vagina Dita yang masih amat kencang.

Cerita Tante Memek Sempit Toket Gede yang Sangean


Gadis, 26 tahun, adalah seorang ibu rumah tangga dgn 1 orang. Suaminya, Roni, 36 tahun, adalah Bos dari salah satu perusahaan swasta besar di Bandung. Yang membuatnya menarik adalah bentuk tubuhnya yg sangat Sempurna. Payudaranya Lumayan Besar, sesuai dgn pinggangnya yg ramping dan pinggulnya yg bulat.


Kehidupan rumah tangga mereka sangat harmonis. Tetapi Roni adalah suami yang sibuk selalu dan jarang ada dirumah. Gadis juga adalah isrtinya kapanpun dia juga butuh kebutuhan biologis.

Suatu siang, Gadis sedang bersama anaknya dirumah., Aku melihat Gadis dari luar jendela sedang mengunakan baju Lingrie sexy, aku sampai2 menelan ludah melihatnya begitu indah dan mulus. Dengan bra tidak memakai bra terlihatlah dua payudara yang besar dengan puting bewarna merah ditambah lagi mengunakan CD yang tembus pandang sampai sampai bulu jembutnya pun terlihat jelas. Cerita tante.

Aku sedang asik memandangi tubuhnya yang molek itu tiba2 dia meloleh kejendela dan melihatku sedang mengintipnya, aku yang shock langung kabur agar tidak diteriaki. Keesokan harinya aku lewat dari depan rumahnya dan iseng ngintip lagi dan yang benar saja dia masih mengunakan lingrie dirumah tapi berbeda warna. Tetapi yang anehnya pintunya tidak terkunci, Isengku masuk kedalam diamdiam

“Kunci dong pintunya Mass” Kata gadis. Aku yang tekejut menurut2 saja
“Aduh, Kenapa mas semalam ngintip? Kalau mau kan tinggal bilang aja” sahut gadis lagi.
“eehh annuu mmmh Iyahh maaf dis, Mas khilaf” kataku.
“Iya gapapa kok, Kitaa main main yuk mas” kata gadis sambil menarik tanganku kedalam kamarnya.
“Emang suami kamu ngak ada dirumah dis??” kata gadis.
“Nggak mas, Diam2 ajaa sayangg” kata gadis sambil terseyum manis

Digoda Tante Meki Sempit
Gadis mengunci pintu kamar lalu duduk diatas ranjang bersamaan Lingrie Gadis agak tersingkap sehingga sebagian paha mulusnya nampak di depan mataku. lalu gadis dengan nakal menurunkan celana dalamnya sambil terseyum manis.

Kini, di depan mata sendiri, paha mulus Gadis sangat jelas terlihat. lalu gadis dengan berani tidur mengangkang dengan lengrie tersingkap. aku yang sudah dirasuki setan lansung mendekatinya dan menidurinya sambil tangan nakalku meremas2 lembut payudaranya yang betul2 bulat dan kenyal.

“Kamu kok mau aku setubuhi dis?” kataku penasaran.
“Iya gapapa, kamu nikmati saja tubuh ini.” kata gadis mencium pipiku dengan lembut

Aku langung melumat habis bibirnya dan lidah kami pun bergelumut dengan liarnya, Gadis membalasnya dengan liar juga tangannya yang nakal lansung mengosok2 batang kontolku dari balik celana jersey, aku lansung merolotkan celana dan bajuku. Dengan jelas terpangpang batang kontolku yang besar dan keras mengacung keatas membuat gadis terbelalak

“Kenapa kamu nunduk terus, Dis?” tanyaku.
“Ihh Punya kamu besar dan keras banget mas, kalah jauh sama suamiku” katanya terpersona melihat batangku sambil mengocoknya dengan kencang.
“Sshh sayanng pelan2 aja, Malam ini kita panjangg” kataku melumat bibirnya lagi
“Mhh sshrpp cuupp mmgg, iyhah puasinn aku malam ini mas, aku sangat haus sex” katanya mengocok kontolku dengan kencang

Aku tanpa basa basi langsung menarik lepas lengrienya lalu tanganku meremas2 toketnya dan menjilati putingnya yang merah pucat, kugigit2 lembut putingnya dan kuhisap dengan rakus, tanganku yang satulagi sibuk mengobel memeknya sudah becek ternyata semakin enak rasanya mengobok memek yang masih sempit.

“mmmhhss mmmhhss maass hhhhtttt ahhhh ennakkss” desah gadis.
“srrupphtt ennak ya? payudaramu baguss banget diss” kataku.
“Mmmhh iseppp putinggnya sayangg aahhhh aahh ssshhh ennnakk gobell itiillkuu” rancau gadis mengeliat menikmati belaianku. Cerita tante.

Kumainin itil memek gadis yang semakin lama semakin becek saja, lalu jariku kumasukan kedalam lubang kenikmatannyaa itu langsung kukobok2 agak kencangg

“Aaiihss aaaiisshh aahhhh ahhh oohhh eennakk maass” desah dan rancaunya.
“Sayanngg tubuhhhmu sempurrnaa bangett,” kataku.
“Iyahh mass, banyak yang selera dengan tubuhku. tapi cuman kamu dan suamiku yang bisa menikmati tubuh ini” katanya, lalu mebalikan tubuhku dan sekarang dia yang menindihku

lalu, wajahnya didekatkan kekontolku lalu dengan sigap disedotnya kontolku dengan nafsu yang besar, lidahnya dimain2kan dikepala kontolku

“sruuuphhtt Sruuupphtt eemmmhh Eemmhh Sruupptt”
“Sayangg enakk banget hisapanmu, aahhss” kataku.

Enak banget isapannya membuatku melayang2, Batangku semua habis dimasukan kedalam mulutnya. Gadis menghisap kontolku sambil memainkan itil memeknya yang becekk

“Mmmhhhss Masukinn yah sayang aku udah gak tahan” kata gadis memelas menahan sangenya
“Iyahh Tante Nakal, Sini tiduran biar aku jebol memeknya” kataku dengan liar
“Daasaar!, Sini kontolin memekku cepatt” ujarnya langsung mengangkang lebar melihat memeknya yang sudah merah merekah itu membuatku semakin tergiur…

Perlahan-lahan kugesekkan kepala kontolku dibibir kemaluannya yang lembut, lalu kutekankan batang kemaluanku kedalam memeknya yang sempit sengan sedikit tenaga kuat kudorongkan dannn BLESSSHH!!! Masuklah semua batangku didalam memeknya, sungguh sangat nikmat banget ditelan memek tante nakal ini rasanya seperti dijepit2 kontolku.

“AAAHHHSS SSHHH EENNAKKK SAYANGG, Goyannngg memmekku” Rancau gadiss.
“Mhhh memekmu ennak banget ayy, PLOK PLOK POK POK CPLAKK CPLAAKK” Bunyi hentakan pahaku dengan pantatnya karena saking enaknya entot memeknya tante nakal.
“Aah ahh ahh ahhmmhh hmmmmhmm ennakkk eennnakk sakkkitt eebbaakkk” rancau gadis,

Sambil tanganku meremas2 toketnya sambil kuentot memeknya menambah kenikmatannya, Gadis hanya diam dan menikmati entotannku, CEPLOK CPLOK CEPLOKK POK POK POK AAHH AHH

“Aahh Saaynngg Saayan..ggg Aahhh Ganntiann dongg aku diatass..” kata gadis.
“Wahh udah mulai nakal nih tante, Oke deh” kataku.
“Harus tahann ya Mass, Puasinn akuu” pintanya
“Kalau yang kaya gini bentuknya mana mungkin mas bisa stop, Mass Entott sampai pagi ke pagila” gurauku.
“Ada2 aja mas nih, Sakit dong memek gadis kalau dientot kontol besar mas terus” kata gadis.
“Iyah kan gapapa dis, kamu kan suka sama kontol yang besar” kataku

Gadis Naik keatas pahaku lalu tanganya mengengam kontolku dan mulai mengesekan kepala kontolku dibibir kemaluannya, dengan sekali sentakanku daribawah akhirnya batangku masuk kedalam memeknya yang sudah sangat becek itu. Gadis mulai mengoyangkan pinggulnya dan mulai naik turun aku semakin bergairah dibuatnya. Akupun menangkat pantatnya sedikit keatas lalu mengoyangnya dari bawah ditambah lagi Goyangan gadis yang super enak. Cerita tante.

“Aahh aahhh aaahh eennakk mass, Aahh Ooohh oohh aahhss” Desahh Gadiss..
“Ohh oohh eennak memekkmuu Diss, Aahhh aahh dasarr Tante binall hott bangett” rancauku tak karuan lagi
“Aahh ahhh ahhh sakiitt mas aahhh eennakk bangett,,” rancau gadis..

Lalu aku menarik tubuh gadis merunduk kebawah sampai toketnya menyentuh wajahku, aku lansung menyedot payudaranya yang besar itu, kuhisap putingnya dan kujiatii putingnya membuat dia semakin kencang mengoyang pinggulnya.

“Ohh.. Mm.. Ohh.. Terus jilat, sayang…” desah Gadis sambil meremas kepalaku.
“Teruss.. Sshh.. Ohh…” desah Gadis sambil badannya semakin mengejang.

Pahanya rapat menjepit pinggangku. lalu tubuhnya mengelinjang dan mengejang rupanya Gadis sudah orgasmee..

“Ohh…Ohhhhhh Aaahhhh” desah Gadis panjang. Gadis orgasme.
“Ennnak ya tan?” kata Wulan.

Aku mulai mengankang lebar dengan batang kontolku yang menjulang tinggi. Gadis segera mengulum kontolku. Kontolku lalu dijilat, dihisap, lalu dikocoknya silih berganti. tubuhku mengejang menahan rasa nikmat yg teramat sangat. Tangannya berpegangan pada pinggiran ranjang.

“Ohh.. Tantee.. Enaakk…” jerit kecilku sambil memompa kontoku didalam mulut gadis.
“Masukkin ke memek lagi ya, sayang…” kata Gadis

Lalu Gadis menaiki tubuhku lagi. Sementara tangan Gadis memegang dan membimbing kontolku ke lubang memeknya.

“Ayo tekan sedikit, sayang…” kata Gadis.

Aku berusaha menekan penisku ke lubang memek Gadis sampai akhirnya.. Bless.. Bless.. Bless.. batangku berhasil masuk dan mulai memompa memek Gadis.

“Aahh aahh ahh Sshhtt” desagh Gadis sambil tersenyum dan menggoyang pantatnya.
“Ohh.. Sangat enakk, tanttee…” memompa penisnya keluar masuk meki Gadis.

Gadis tersenyum.. Setelah beberapa lama memompa penisnya, tiba-tiba tubuhku mengejang. Gerakannya makin cepat. Gadis karena sudah mengerti langsung meremas pantatku dan menekankannya ke meqinya.

Tak lama..
Crott.. Croott.. Croott.. Croott..
“Ohh.. Hohh…” desahku. Tubuhnya lemas.